Ketika seseorang itu di uji oleh allah dengan penyakitnya, disana lah saat allah itu sangat menyayangi kita. Dengan adanya sakit, membuat dia sadar betapa penting nya nikmat sehat itu, mendekatkan dirinya pada sang pencipta, membuat ruhaninya selalu tenang agar mendapatkan kesembuhan. Dan saat sakit memang allah merontokkan dosa kita jika kita sabar dalam menerimanya.
Saat aku mengetahui aku mengidap suatu penyakit yang tidak biasa, memang aku takut. Tapi buat apa aku takut, kalo aku tidak bisa melakukan apa pun. Buat apa aku pusing dan was-was kalo toh nanti kita semua akan kembali lagi kepadanya. Tapi memang aku tidak merasa dirugikan dengan penyakit ini, ya sometimes mungkin iyaa, tapi ga sering. Menurut dokter memang berbahaya, tapi selama aku tidak terlalu merasa terganggu ya gausah lah abisin duit cumaan buat ke dokter, ambil darah, dan minum obat terus. Keseringan ambil darah juga malah rugi, ni badan di tusuk-tusuk mulu, kebanyakan minum obat juga akan berpengaruh ke liver pastinya. Dan memang itu juga yang ditakutkan dokter.
Yang penting saat ini adalah bagaimana aku memanfaat kan nikmat yang utama yang diberikan allah. Yaitu nikmat iman nikmat sehat.
Terjadi suatu percapan dengan umi membahas penyakit aku.. yang utama yang umi sampaikan adalah tentang bagaimana aku memanfaatkan dengan baik nikmat-nikmat itu selama aku masih dapat menikmatinya.
Hanya sabar dan ikhlas selalu menerima apapun yang akan di berikannya kepada ku..
SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILA HAILLALLAH, ALLAHU AKBAR!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar